Kisah Inspiratif Pejuang Pulih | Festival Pulih 2021

Kisah Inspiratif Pejuang Pulih | Festival Pulih 2021

Ariel Tatum

Menurutku, hidup adalah ongoing process of growth. Selama kita masih bertumbuh, tidak ada yang namanya pulih seutuhnya. Buatku sendiri, pulih itu adalah sebuah proses yang indah yang harus kita jalani.
Ariel Tatum

Hana Madness

Gue nggak pernah lihat bokap gue nangis, kecuali karena gue. Gue adalah sosok yang paling sering membuat kedua orangtua gue menangis in so many bad ways. Ada banyak sekali momen terendah dalam hidup gue, dimana gue nggak punya pilihan selain meminta maaf akan kondisi mental yang gue hadapi.
Hana Madness

Laura Lazarus

Cita-citaku dari kecil ingin jadi pramugari. Di usia yang begitu muda, hancur semuanya seketika. Saya mengalami kecelakaan pesawat dua kali dengan pesawat yang sama, orang-orang yang duduk di sekeliling saya sebagian besar meninggal. Butuh waktu lama untuk saya bisa memulihkan semuanya.
Laura Lazarus

Gita Bhebhita

Tahun 2020 lalu, dengan sisa uang sangat pas-pasan, aku pasrah menyumbangkan hampir semua uangku ke orang yang membutuhkan dan berencana pulang ke Medan. Aku sudah gagal di Jakarta, pikirku. Di hari yang sama, Manager-ku telepon dan mengabarkan bahwa akhirnya aku mendapatkan pekerjaan baru.
Gita Bhebhita

Raden Prisya

Ayahku adalah sosok yang menyediakan segalanya buat aku. On every discomfort, I would go to him to find some escapism. Once my Dad passed away, siap tidak siap, aku harus mulai belajar untuk menghadapi emosiku sendiri, dan melatih diri menjadi mindful.
Raden Prisya

Dena Rachman

Hal pertama yang kita lihat dan pelajari di dunia adalah keluarga. Gue sangat beruntung punya keluarga dan teman yang sangat suportif. Tapi gue sadar banyak banget teman-teman minoritas di luar sana yang tidak seberuntung itu, banyak yang nggak bisa merasakan family value — karena banyak kaum minoritas yang dibuang oleh keluarga mereka sendiri.
Dena Rachman

Chiki Fawzi

Aku senang sekarang kita bisa lebih bebas berbicara mengenai kesehatan mental, termasuk dengan bebas bisa datang ke Psikolog atau Psikiater. Yang kuingat, di zaman dahulu membicarakan hal ini di cap sebagai sesuatu yang buruk di masyarakat.
Chiki Fawzi

Ucita Pohan

Buatku, tidak ada pintu lain selain being vulnerable dan terbuka dengan luka kita. Karena untukku, filosofi ‘pulang ke rumah’ bukan hanya pergi ke dalam suatu rumah, tapi juga untuk kembali sehat dan kembali pulih.
Ucita Pohan

Uma Hapsari

Ternyata, showing your successes di media sosial belum tentu bisa memotivasi orang lain. So now I just want to tell my story, termasuk naik turunnya hidupku, dan justru di situ aku merasa jauh lebih terhubung dengan para wirausahawan lainnya.
Uma Hapsari